Selasa, 22 Oktober 2019

PPKH CIAMIS

Pelaksana Program Keluarga Harapan

Detail Berita - Puluhan KPM PKH di Kecamatan Lakbok Mengikuti Pelatihan Tata Boga

Puluhan KPM PKH di Kecamatan Lakbok Mengikuti Pelatihan Tata Boga
Sosial Arif Faizal 11 November 2018 08:07 Wib 232 Lihat Komentar
Gambar

Puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Lakbok mendapatkan pelatihan tata boga di Aula Desa Cintaratu, Jumat (09/11/2018) lalu. Sebanyak 33 KPM PKH ikut dalam kegiatan ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut langsung dihadiri Koordinator PKH Kabupaten Ciamis, Putri Dita Silva Kartika Astri, Pendamping PKH Kecamatan Lakbok, Pemerintah Kecamatan serta Pemdes Cintaratu.

Putri Dita Silva, Koordinator PKH Ciamis, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya pihaknya terhadap KPM agar bisa lebih mandiri. Targetnya yaitu, ketika KPM PKH bisa produktif dan memiliki usaha sendiri, secara otomatis mereka pun akan mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

“Alhamdulillah di Lakbok puluhan peserta yang mewakili dari masing kelompok hadir dalam kegiatan ini. Pasca pelatihan ini, mereka nantinya akan menularkan ke kelompok masing-masing,”
dikutip darinya.

Putri menambahkan, pelatihan tata boga tersebut para peserta diajakarkan soal membuat brownis kukus serta bagaimana memaksimalkan usaha tersebut agar lebih berkembang dan diterima di pasaran.

“Antusias peserta sangat luar biasa sekali, sehingga waktu pelatihannya terasa singkat. Mudah-mudahan harapan kami terhadap KPM bisa lebih produktif dan kemudian mereka bisa mengundurkan diri dari kepesertaan. Jika mereka berhasil, tentu ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami,” 
dikutip darinya.


Sementara itu, Kepala Desa Cintaratu, Paijo, mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan yang digelar PKH. Pasalnya, dengan pelatihan kewirausahaan yang produktif tersebut KPM bisa lebih mandiri dan tidak lagi mengandalkan bantuan dari pemerintah.

“Semoga saja setelah kegiatan para peserta KPM PKH bisa terus berkembang di kelompoknya masing-masing dan mereka bisa mandiri dan produktif,” tuturnya. 

Opi Supriyati Supervisor PPKH