Selasa, 20 Agustus 2019

PPKH CIAMIS

Pelaksana Program Keluarga Harapan

Detail Berita - Memberdayakan KPM PKH Melalui Budidaya Sawi

Memberdayakan KPM PKH Melalui Budidaya Sawi
P2K2 Arif Faizal 23 Januari 2019 08:41 Wib 116 Lihat Komentar
Gambar

PPKH Ciamis - Wacana untuk memberdayakan budidaya sawi berawal dari kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau biasa disebut FDS (Family Development Session) yang rutin dilakukan oleh Pendamping Sosial PKH pada setiap bulannya.

Pendamping PKH Kecamatan Pamarican, Siti Robiyatul Adawiyah menyampaikan berbagai jenis pengetahuan kepada KPM PKH di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Minggu, (20/01/2019). Salah satunya adalah pengetahuan tentang Modul Ekonomi, terkait cara mengawali usaha dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan limbah plastik air mineral untuk media tanam. Sehingga dalam perjalanannya muncullah inisiatif untuk memberdayakan budidaya sawi.

Tanaman sawi itu sendiri memiliki nama ilmiah Brassica Sinensis L, merupakan sayuran daun yang tumbuh subur di daerah panas maupun sejuk. Umumnya, para petani menanam sawi di daerah dengan ketinggian 100-500 Mdpl. Sayuran ini sangat kaya dengan kandungan pro vitamin A dan asam askrobat vitamin C yang baik untuk tubuh. Selain itu, sawi merupakan jenis sayuran yang enak dan lezat ketika dimasak dan banyak digunakan sebagai campuran nasi goreng, mie bakso, mie ayam atau capcay.

Tanaman sawi bisa dipanen ketika telah berusia sekitar 20 hari setelah bibit dipindahkan dari persemaian atau 40 hari dari awal tanam bibit. Sawi dipanen dengan cara dicabut kemudian dicuci untuk membersihkan bagian akarnya dari tanah atau lumpur. Untuk masalah pemasaran sendiri hasil panen sawi akan dipasarkan ke tukang mie ayam dan mie bakso yang sudah siap menampungnya sehingga dapat menambah income bagi KPM.
 
"Mudah-mudahan dengan memberdayakan KPM PKH melalui budidaya Sawi dapat menstimulus KPM agar dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya lebih produktif." Ujar Iwan Setiawan, Koordinator PKH Kecamatan Pamarican.